Saat itu, Wishnutama memastikan seluruh prosedur yang akan diberlakukan terhadap tenaga medis yang menginap berjalan lancar. Prosedur meliputi disinfection chamber, pengukuran suhu tubuh, serta penyediaan hand sanitizer di area lobby.
Kemudian Wishnutama yang didampingi Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, Deputi Bidang Pemasaran Nia Niscaya, dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kemenparekraf Ari Juliano Gema menyaksikan proses check in di resepsionis, yang menyediakan sarung tangan sintetis dan hand sanitizer. Dalam proses ini, pihak hotel menerapkan konsep physical distancing dan meminimalkan kontak fisik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah keliling dan melihat langsung persiapannya, di mana alasan yang terpenting untuk kami bekerja sama dalam program ini adalah jaringan hotel harus memiliki standarisasi yang sudah ditetapkan, agar bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi tenaga medis yang tinggal di sini nanti, dan juga bagi pekerja hotelnya," kata Wishnutama.
Menurutnya, kerja sama yang melibatkan banyak pihak seperti Bluebird Group, Antavaya, White Horse, serta Panorama sebagai penyedia transportasi ini baru berupa tahap awal. Ia berharap sistem yang terbentuk baik kelak dapat diduplikasi ke daerah lain.
Vice President of Sales, Marketing and Distributions Accor Hotels untuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura Adi Satria mengatakan pihaknya menyiapkan empat hotel sebagai sarana pendukung tenaga medis. Masing-masing adalah Novotel Cikini, Mercure Cikini, Ibis Styles Jakarta Sunter, dan Ibis Senen.
[Gambas:Youtube]
Adi Satria menekankan pihaknya menerapkan SOP sesuai standar WHO dan Kementerian Kesehatan tak hanya untuk para dokter dan perawat, namun juga kepada tim mereka sendiri, termasuk housekeeping dan laundry hotel.
"Tim kami yang melayani juga kami inapkan seluruhnya di hotel ini, sehingga semuanya benar-benar terjaga. Selama masa ini kami tidak membuka penginapan untuk tamu umum, jadi khusus untuk dokter dan perawat," katanya.
Ia menjelaskan telah bekerja sama dengan pemerintah sejak 2012. "Banyak hal yang sudah kita lakukan bersama. Dengan kolaborasi ini tentunya kita dukung seluruh inisiatif yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, apalagi ini untuk kepentingan bersama," ujar Adi Satria. (rea)